SEJARAH FRANCOPHONIE
K
|
ata “francophonie"
ditemukan pada tahun 1880 oleh seorang ahli geografi Prancis bernama Orisime
Redus. Kata “francophonie" menggambarkan tempat-tempat di dunia, dimana
orang-orang berbicara dalam bahasa Prancis. Dari tahun 1880 sampai sekitar
tahun 1960, kata francophonie sangat jarang digunakan. Kata tersebut muncul kembali ketika beberapa
koloni Prancis di Afrika, sudah merdeka. Presiden dari negara-negara baru ini
ingin menjaga hubungan erat dengan Prancis, dan negara-negara lain yang
berbicara dalam bahasa Prancis, mereka mulai menciptakan lembaga internasional
yang pertama.
182 JUTA
ORANG YANG BERBAHASA PERANCIS
Sekarang ini, La Francophonie adalah sekumpulan orang dan negara-negara
yang berbicara dalam bahasa Prancis. Menurut lembaga-lembaga Francophonie, ada
sekitar 182 juta orang berbicara dalam bahasa Prancis, karena, bahasa Prancis
merupakan bahasa ibu, digunakan di negara-negara bekas jajahan Prancis dan
digunakan dalam pembelajaran. Berbicara dalam bahasa Prancis dapat memberikan
banyak keuntungan, karena bahasa perancis merupakan 1 dari 2 bahasa (bersama
bahasa Inggris) yang digunakan di lima benua. Bahasa ini juga merupakan 1 dari
2 bahasa resmi di sebagian besar lembaga penting internasional (PBB dan
Mahkamah Internasional). Sampai sekarang, bahasa Prancis masih dipertimbangkan
sebagai bahasa resmi olimpiade dan bahasa diplomatik di negara Vatikan.
Aucun commentaire:
Enregistrer un commentaire